Pemilu India Diwarnai Berita Hoax Yang Tersebar di Whatsapp
![]() |
| IDN Times |
Seiring perkembangan teknologi, penyebaran berita hoax semakin banyak tersebar di internet. Dan kali ini, penyebaran berita bohong (hoax) kali ini terjadi di India yang sudah tersebar melalui aplikasi perpesanan Whatsapp.
Penyebaran berita hoax ini membanjiri India menjelang pelaksanaan pemilu. Analis juga menilai bahwa tidak banyak upaya yang dilakukan pemerintah dan Facebook selaku perusahaan yang menaungi WhatsApp untuk menghalau penyebaran hoax.
Bahkan para analis menilai, fenomena ini adalah tantangan tersendiri bagi perusahaan milik Mark Zuckerberg dan pemerintah di negara dengan penduduk lebih dari 1,3 miliar jiwa tersebut.
Mantan konsultan data partai penguasa, Shivam Shankar Singh, mengungkapkan penyebaran berita-berita hoax ini dilakukan oleh partai-partai politik di India dengan menggunakan Whatsapp.
Dengan cara membentuk grup terlebih dahulu berdasarkan kasta, tingkat pendapatan, dan agama, berita ini kemudian di kirimkan dan nantinya akan disebarkan oleh anggota grup secara berantai.
"India sekarang adalah negara termurah di dunia untuk menyebarkan berita palsu," kata analis Counterpoint Tarun Pathak, dilansir dari laman Fox News, Selasa (2/4).
Banyaknya orang yang baru mengenal teknologi serta rendahnya literasi disebut Tarun sebagai penyebab utama maraknya hoax di India.
Isi dari pesan hoax yang tersebar melalui WhatsApp itu adalah video pesawat tempur yang meledakkan gedung-gedung di perbatasan India-Pakistan. Video itu dikatakan sebagai pesawat India, pada kenyataannya video tersebut merupakan cuplikan dari video game.
Ada pula berita hoax tentang bergabungnya ayah dari pilot India yang ditangkap ke partai oposisi.
Sumber: akurat.co

Komentar
Posting Komentar