Berawal Dari Masalah Asmara, Berikut Fakta-Fakta Kasus Pengeroyokan Audrey



Kasus kekerasan Audrey saat ini sedang hangat diperbincangkan. Audrey, siswi SMP yang berusia 14 tahun ini mengalami pengeroyokan yang dilakukan oleh 12 orang siswa SMA di Pontianak.

Kasus ini mendapat banyak perhatian dari publik, khususnya di media sosial. Kasus ini menyeyebabkan Audrey dilarikan ke rumah sakit. Seperti yang diketahui, Audrey mengadu menjadi korban atas kekerasan psikis dan fisik yang dialaminya, seperti ditendang, dipukul, diseret hingga kepalanya berbenturan dengan aspal.

Divisi Hubungan Antar Lembaga KPPAD Provinsi Kalbar Sulastri menambahkan dari pihak sekolah sendiri dalam menyelesaikan kasus tersebut tidak terlalu dilema, karena satu di antaranya sudah pada tingkat akhir masa sekolah, dua masih duduk di kelas 10 atau kelas satu SMA.

"Tetapi akibat kasus ini viral di medsos, dua pelaku mulai dibuli oleh teman-temannya sehingga mereka menangis, sementara pelaku satunya karena sudah kelas tiga sehingga tidak terlalu sensitif, seperti dua pelaku lainnya," Ungkapnya.

Berikut ini adalah fakta-faktanya:

1. Masalah asmara

Pemicu pengeroyokan atas kasus Audrey ini dijelaskan oleh Wakil Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah Kalimantan Barat, Tumbur Manalu antara lain karena adanya masalah asmara antara kakak sepupu Audrey dan salah satu pelaku. Adanya komentar Audrey di laman Facebook kakak sepupunya dianggap menyinggung salah satu pelaku.

"Permasalahan awal karena masalah cowok. Menurut info, kakak sepupu korban merupakan mantan pacar dari pelaku penganiayaan ini. Di media sosial mereka saling komentar sehingga pelaku menjemput korban karena kesal terhadap komentar itu," katanya.

2. Bertemu korban dengan dalih ingin diajak ngobrol

Sebelumnya, Audrey dijemput oleh para pelaku di rumahnya dengan dalih ingin mengajaknya berbicara. Berdasarkan keterangannya, Audrey diajak ke Jalan Sulawesi dan Taman Akcaya. Di dua lokasi ini, para pelaku melakukan tindak kekerasan.


3. Dilarikan ke rumah sakit

Akibat pengeroyokan tersebut, akhirnya Audrey dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Medika. Menurut Manalu pengeroyokan tersebut dilakukan oleh 12 siswi pada Jumat (29/3/2019). Namun, menurut laporan Antara, berdasarkan adanya pengakuan korban, pelaku utama penganiayaan ada tiga orang, yakni berinisial NE, TP dan FZ, sedangkan sembilan orang lainnya hanya sebagai penonton.

"Kejadian dua pekan lalu, Jumat (29/3/2019), tetapi baru dilaporkan kepada orangtuanya Jumat (5/4/2019) dan ada pengaduan ke Polsek Pontianak Selatan. Kemudian kami dari KPAD langsung menerima pengaduan," kata Manalu di kantor KPPAD.

4. Tagar #JusticeForAudrey trending topic di Twitter

Dalam sosial media Twitter, Tagar #JusticeForAudrey sudah bergaung sejak kemarin Selasa 9 April 2019 sebagai tanda solidaritas untuk Audrey yang menjadi korban pengeroyokan di Pontianak, Kalimantan Barat.

Netter dengan akun @syarifahmelinda menceritakan kisah Audrey di Twitter. Cerita itu kemudian di-retweets berkali-kali oleh netizen.

"Nasib kurang beruntung dialami oleh Ay (14), siswi SMPN 17 Pontianak yang menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan 12 orang pelajar berbagai SMA di Kota Pontianak," demikian ditulis @syarifahmelinda.

5. Petisi untuk Audrey didukung lebih sejuta orang

Banyak warganet yang marah kepada para pelaku akibat kasus Audrey ini. Tidak terima dengan kasus kekerasan Audrey, warganet akhirnya membuat petisi online di laman Change.org dengan judul "KPAI dan KPPPA, Segera Berikan Keadilan untuk Audrey #JusticeForAudrey!"

Petisi itu ditujukan kepada Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Indonesia dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Dalam petisi tersebut diceritakan bagaimana kronologi kejadian sampai sebelumnya keluarga korban bungkam ketika dikonfirmasi masalah kejadiannya.

Awalnya, petisi ini ditargetkan untuk mendapatkan 500 ribu tanda tangan. Namun, seperti yang dilansir dari Akurat.co sampai saat ini, petisi tersebut sudah ditanda tangani 1.329.140, yang ditargetkan mencapai 1.500.000 pada pukul 22.19 WIB.



Sumber: akurat.co 

Komentar

Postingan Populer