Memiliki Sistem Pendidikan Yang Berkualitas, Kesuksesan Pendidikan di Finlandia Akan Diekspor
| Educa Guru |
Laporan menurut World Happines versi PBB mengenai Finlandia sebagai negara paling bahagia di dunia memang tidak diragukan lagi.
Bagaimana tidak, negara yang memiliki 5,5 juta penduduk ini juga ternyata memiliki perawatan anak-anak serta kesehatan yang gratis dan berkualitas. Tak hanya itu, negara yang memiliki tingkat kejahatang yang rendah ini juga memiliki sistem pendidikan yang sangat berkualitas dan gratis.
Sistem pendidikan wajib ini dimulai pada usia tujuh tahun. Dimana tidak adanya standarisasi pendidikan untuk negara bagian Skandinavia itu. Dengan sistem pendidikan yang lebih eksplorasi kekuatan dibandingkan berkompetisi dan adanya lingkungan pendidikan yang lebih rileks ini dinilai para pakar pendidikan sangat berdampak positif terhadap jangka panjang para peserta didik.
“Kebahagiaan itu juga direfleksikan pada pendidikan, termasuk pada sistem pendidikan sekolah,” kata John Helliwell, editor World Happiness Report, kepada CNN dilansir pada Minggu (7/4).
Ia juga mengungkapkan, para pendidik di Finlandia menjamin sistem pendidikan dilaksanakan dengan pencapaian nilai terbaik akan menunjukkan perkembangan kebahagiaan. Dan kini sekolah dengan model Finlandia juga mulai diekspor ke luar negeri agar bisa ditiru serta menyebarkan kebahagiaan.
Sekolah itu adalah Helsinki International School (HEI) yang kini telah berkembang di China, Australia dan Korea Selatan. Dengan fokus utama pendidikan disana adalah menciptakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas tinggi dan bisa diakses oleh banyak orang. Rencananya HEI juga akan dibuka di Argentina, Arab Saudi dan Kuwait.
“Kita segera akan membuka sekolah ini di manapun,” kata Milla Kokko, CEO HEI. Dia mengungkapkan, Finlandia memiliki sesuatu yang bernilai yang ditawarkan kepada banyak orang di seluruh dunia.
Model pendidikan HEI juga sama seperti sekolah umum di Finlandia.
“Anak-anak diminta untuk rileks dan menemukan ketertarikan sendiri dalam belajar,” papar Kokko.
Berbeda dengan di Finlandia di mana pendidikan gratis, bersekolah di HEI akan dimintai sumbangan pendidikan.
“Biayanya sama seperti sekolah pada umumnya,” kata Pamela Lewis, Manajer Komunikasi Marketing HEI.
Sumber: akurat.co
Komentar
Posting Komentar