Nekat, Wanita Berjilbab ini Berfoto di Depan Demonstran Anti-Islam
![]() |
| Shayma Ismaa'eel tersenyum lebar saat berfoto dengan latar belakang demonstrasi anti-Islam pada hari Minggu (21/4) silam | CNN |
"Aku sangat ingin melawan kebencian mereka dengan kebaikan yang tulus. Aku ingin mereka melihat wajahku, bukan sekadar berjalan meninggalkan mereka," ucap perempuan 24 tahun itu, dilansir dari CNN.
Bahkan dalam unggahannya tersebut, perempuan muslim ini tampak tersenyum lebar dan tidak merasakan takut. Tak lupa juga, terapis anak-anak penderita autis ini ia menulis 'Akhlak yang baik adalah tanda-tanda keimanan. Mereka yang tidak baik berarti tidak punya iman'.
Bahkan dalam unggahannya tersebut, perempuan muslim ini tampak tersenyum lebar dan tidak merasakan takut. Tak lupa juga, terapis anak-anak penderita autis ini ia menulis 'Akhlak yang baik adalah tanda-tanda keimanan. Mereka yang tidak baik berarti tidak punya iman'.
Namun ia tak menyangka, bahwa unggahannya akan viral di media sosial. Lebih dari 400 ribu warganet memberi tanda suka.
Ia pun terkejut potret yang diunggahnya di media sosial menjadi viral.
"Aku bukanlah siapa-siapa, jadi potretku paling banyak disukai 200 orang saja. Sungguh menyenangkan mengetahui banyak orang yang mendukungku," sambungnya.
Menurut keterangannya, sebenarnya para pengunjuk rasa telah datang di hari dimulainya konferensi yaitu pada hari Sabtu (20/4). Memang banyak orang yang kesal, namun mereka tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya.
Beberapa remaja pernah mencoba mendekati mereka. Namun, sebagian besar orang hanya berlalu begitu saja tanpa memperhatikan demonstrasi. Ismaa'eel pun terus memikirkan mereka selama konferensi berlangsung.
Dihari berikutnya, masih ada pengujuk rasa yang kembali datang. Tak mau kehilangan momen, ia langsung meminta temannya untuk memotretnya.
"Jujur aku antusias saat melihat mereka. Aku bertanya pada polisi bisakah aku berdiri di depan gerombolan itu. Namun, petugas berkata 'tidak'. Di saat itulah jiwa pemberontakku bangkit," kata perempuan berjilbab itu.
Berulang kali hinaan datang ke arahnya, namun ia hanya berusaha tersenyum lebar.
Namun, banyaknya perhatian yang tertuju kepada putrinya, membuat ibu Ismaa'eel menjadi sangat khawatir.
"Hati-hati dengan sekitarmu," pesan ibunya.
Sang ibu takut mereka menyakiti putrinya. Ia pun terus-menerus mengingatkan Ismaa'eel agar selalu berdoa untuk keselamatannya. Rupanya, kebencian terhadap Islam pernah menyulitkan teman-teman dan keluarga Ismaa'eel.
"Baru musim panas ini, ibuku dan murid-murid perkumpulannya didiskriminasi di kolam renang umum. Jadi, hal seperti itu pasti pernah terjadi," ungkapnya.
Untungnya, sejauh ini ia tidak menerima ancaman usai mengunggah potret itu.
"Saudari iparku dan saudara laki-lakiku masih memantau akunku. Aku pun harus mundur selangkah lantaran beberapa komentar di unggahan itu cukup 'menarik'. Aku pun berusaha agar tidak terpancing," tuturnya.
Sumber: akurat.co
Sumber: akurat.co

Komentar
Posting Komentar