Sebanyak 58 Personel TNI-Polri Kembali Dikerahkan Untuk Amankan Gedung MK

Image result for tni-polri amankan gedung mk
monitor.co.id monitor

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan sebanyak 58 ribu TNI-Polri akan kembali dikerahkan dalam melakukan pengaman di gedung Mahkamah Konstitusi (MK) hingga 28 Juni nanti.

Pengamanan ini dilakukan guna menghindari kericuhan saat pembacaan putusan permohonan gugatan terkait sengketa hasil Pilpres 2019 di gedung MK. Tak hanya itu saja sejumlah personel brimob juga diturunkan untuk mengamankan gedung KPU dan Bawaslu.

"Iya penebalan (personel TNI-Polri). Sekarang masuk prioritas utama. Kemudian gedung KPU, Bawaslu, simbol negara seperti Istana Negara, sama gedung MPR/DPR," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (27/5/2019).   

Dedi juga menambahkan, bahwa lima titik inila yang menjadi fokus keamanan TNI-Polri sampai sidang putusan MK dibacakan oleh majelis hakim. Yakni mulai tanggal 11 sampai 28 juni.        

Dan tentunya, Jenderal bintang satu ini menegaskan bahwa personel kepolisian tidak dibekali senjata api saat melakukan pengamanan di sejumlah tempat tersebut. Sebab masih beredar di media sosial bahwa polisi menggunakan senjata api saat menjaga pengamanan maupun saat menghadapi aksi unjuk rasa.  

"Sesuai yang sudah saya sampaikan berulang kali, seluruh anggota polri dan TNI yang laksanakan pengamanan langsung terhadap para pendemo tidak dilengkapi senjata api dan peluru tajam," tegasnya. 




Sumber: akurat.co 

Komentar

Postingan Populer