Rekapitulasi Nasional, KPU Minta Semua Pihak 'Buka-bukaan'

Image
Komisioner KPU Hasyim Ashaari bersama perwakilan partai politik saat membuka box berisikan dokumen pemilihan umum dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Nasional atas Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 di Luar Negeri di gedung KPU, Menteng, Jakarta, Sabtu (4/5/2019). Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Arief Budiman didampingi enam orang komisioner KPU lain. Turut hadiri Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).  | AKURAT.CO/Sopian

Komisioner KPU RI, Hasyim Asy'ari menyampaikan kepada semua pihak peserta Pemilu Serentak 2019 untuk membuka seluruh data yang dimiliki terkait perolehan suara.

Hal ini disampaikan ketika menanggapi penyataan dari Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno yang meminta KPU dan Bawaslu RI untuk merevisi dan mengoreksi segala temuan kecurangan sebelum hari pengumuman pemenang Pemilu 2019 pada tanggal 22 Mei mendatang.

"Ya mumpung ini rekapitulasi, buka-bukaan di sini saja," ungkapnya di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Dengan tegas, Hasyim mengungkapkan jika ada pihak yang merasa keberatan atas hasil perolehan suara, bisa membawa data yang dimiliki dalam rapat pleno rekapitulasi tersebut. Dan jika ditemukan adanya kecurangan data perolehan suara, maka itu dapat dikoreksi saat rapat pleno rekapitualsi hasil perhitungan tingkat nasional berlangsung.

"Karena di sini kan forum rekapitulasi, semua saksi hadir. Jadi tidak hanya dikroscek dengan datanya KPU, tapi juga dikroscek dengan data yang dipegang masing-masing partai Pemilu, baik dari parpol maupun pasangan capres-cawapres," ujarnya.

Hasyim juga mengatakan, dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional itu turut hadir saksi-saksi dari seluruh partai politik dan pasangan capres-cawapres peserta Pemilu Serentak 2019.

Seperti diketahui, sebelumnya Cawapres 02 Sandiaga Uno mengharapkan KPU dan Bawaslu RI segera merevisi dan mengoreksi segala temuan kecurangan selama pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

Terlebih, menurut Sandiaga, kecurangan tersebut akan segera dipaparkan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada Selasa (14/5/2019).



Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan Populer