Lebih Dari 1.000 Warga Kongo Tewas Akibat Wabah Ebola
![]() |
| Seorang petugas kesehatan menyemprotkan disinfektan kepada rekannya setelah bertugas di Beni, Kongo Timur. | VOA Indonesia |
Berita kali ini datang dari Republik Demokratik Kongo, dikabarkan lebih dari 1.000 orang tewas akibat wabah Ebola.
Data tersebut didapat dari Kementerian Kesehatan Kongo yang baru saja merilisnya ditengah sulitnya mengatasi wabah Ebola karena kondisi keamanan. Dan bahkan para warga tidak percaya dengan upaya mengatasi wabah tersebut.
Wabah Ebola ini sudah berlangsung selama sembilan bulan. Bahkan menurut data terbaru, ada sekitar 14 orang tewas yang kemudian jika ditotal ada sekitar 1.008 orang meninggal dari lebih 1.450 kasus yang terkonfirmasi sejak adanya wabah yang muncul pada Agustus.
Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa para petugas kesehatan telah mengantisipasi skenario berlanjutnya wabah setelah 126 kasus terkonfirmasi selama tujuh hari berturut-turut hingga minggu lalu.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Jessica Ilunga juga telah menjelaskan peningkatan wabah ini akibat serangan terhadap para pekerja kesehatan dan pusat perawatan yang mengganggu aktivitas respons dalam beberapa pekan terakhir.
Hingga sekarang, wabah Ebola di Kongo merupakan yang kesepuluh kalinya. Dan kini untuk mengatasi penyebarannya, para pekerja kesehatan telah menyuntik lebih dari 109 orang yang merupakan bagian dari program vaksinasi pemerintah. Walau vaksin itu baru percobaan, namun diperkirakan telah memiliki efektivitas 97,5 persen.
Ketidakpercayaan warga terhadap pemerintah pusat dan upaya medis oleh petugas darurat membuat virus itu terus menyebar. Berbagai kelompok bersenjata juga beroperasi di wilayah konflik itu termasuk kawasan sekitar kota Beni dan Butembo, Kivu Utara, yang menjadi lokasi utama wabah Ebola.
Sumber: akurat.co

Komentar
Posting Komentar