Mengurangi Kesenjangan Dengan Pemerataan Ekonomi, Bappenas Akan Kembangkan 6 Kota Ini
| Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro saat rapat kerja Komite IV bersama dengan Tim Anggaran Komite I, II, dan III di ruang rapat Komite IV DPD RI, Rabu (22/2). FOTO: Humas DPD RI |
Dengan memindahkan Ibu Kota dari Jakarta, pemerintah mengupayakan untuk mengurangi kesenjangan di seluruh wilayah Indonesia. Namun selain itu, pemerintah juga diketahui akan mengembangkan enam kota metropolitan dalam kurun waktu enam tahun.
"Untuk mengurangi kesenjangan antara Jawa dan luar Jawa, kami juga Kembangkan enam wilayah Metropolitan enam tahun ke depan. Medan, Pelambang, Banjarmasin, Makassar, Manado, dan Denpasar. Itu untuk memecah kegiatan ekonomi di luar Jawa, sebagai upaya untuk menyebarkan kegiatan ekonomi," ucap Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam diskusi media bertajuk 'Berapa Lama Membangun Ibu Kota Baru?' di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (13/5/2019).
Mendorong pembangunan di daerah tertinggal salah satunya seperti Kalimantan, juga merupakan tugas pemerintah. Karena Kalimantan sendiri merupakan salah satu pulau dengan kegiatan ekonominya yang sangat bergantung pada harga Komoditas.
"Kegiatan ekonominya terpengaruh rendahnya Komoditas dan ketergantungan terhadap sumber daya alam," ucapnya.
Dibutuhkannya rentang kendali yang lebih efektif dan efisien akan sangat membantu Indonesia dan juga Ibu Kota pemerintahan yang baru agar semua hasil pemikiran ide bangsa Indonesia terpakai dengan jelas menuju Indonesia bagus.
"Tidak sekadar melanjutkan apa yang sudah disiapkan pemerintah Kolonial. Indonesia ini luas. Kita tidak sadar bahwa Jakarta Jayapura terbang langsung lima jam. Itu cukup jauh," tutupnya.
Sumber: akurat.co
Komentar
Posting Komentar