Walikota New York Sebut Akan Ada Kelangkaan Pada Alat Kesehatan

Image result for alat kesehatan
Sumber Gambar: Google.com

Akibat meningkatnya kasus Virus Corona (Covid-19) disebut-sebut akan membuat alat-alat kesehatan menjadi langka. Hal ini diungkap langsung oleh Wali Kota New York Bill De Blasio.

Dilansir dari laman Akurat, New York merupakan episentrum wabah Virus Corona di Amerika Serikat dan menyumbang sekitar 5 persen dari kasus COVID-19 di seluruh dunia.

"Sekitar 10 hari lagi, kami akan melihat kekurangan alat-alat medis dalam jumlah besar. Jika kita tidak mendapatkan lebih banyak ventilator, orang akan mati," kata Bill De Blasio dalam pernyataannya, dilansir dari laman BBC, Senin (23/3).

Saat ini, Senin (23/3) di Amerika Serikat ada 33.546 kasus yang dikonfirmasi secara nasional, dengan 419 kematian. Pada hari Minggu, Gubernur negara bagian Andrew Cuomo mengatakan 15.168 orang telah dinyatakan positif terkena virus tersebut, meningkat lebih dari 4.000 dari hari sebelumnya.

"Semua orang Amerika berhak atas kebenaran yang sebenarnya. Ini semakin memburuk, dan bahkan pada April dan Mei akan jauh lebih buruk." tambah de Blasio.

Pada hari Jumat, Presiden Donald Trump menyetujui deklarasi bencana besar bagi negara bagian New York, Washington, dan California. Hal memberinya akses ke miliaran dolar untuk bantuan federal. Namun, de Blasio terus mengkritik administrasi untuk apa yang ia anggap sebagai tanggapan yang tidak memadai.

"Saya tidak bisa cukup tumpul: jika presiden tidak bertindak, orang akan mati, yang bisa hidup sebaliknya. Ini akan menjadi krisis terbesar, di dalam negeri, sejak Depresi Hebat," tambahnya sambil merujuk pada krisis ekonomi tahun 1930-an.

Presiden Trump juga mengatakan sejumlah pasokan medis sedang dikirim ke lokasi-lokasi di seluruh negeri, terutama ke negara-negara bagian yang paling parah terdampak virus.

Dokter-dokter di seluruh New York telah melaporkan persediaan medis yang menipis dan kurangnya alat pelindung untuk petugas kesehatan di garis depan wabah.

Peringatan kekurangan seperti itu telah bergema di seluruh negeri ketika gubernur negara bagian lainnya telah meminta pemerintah federal untuk menyediakan lebih banyak pasokan.

Sumber: Akurat.co

Komentar

Postingan Populer