Akibat Virus Corona, Semua Toko di Italia Ditutup

Image
Sumber Gambar; Google.com

Italia menutup semua toko kecuali toko makanan dan obat-obatan menyusul pengumuman Status Pandemi Virus Corona (COVID-19) dari World Health Organization (WHO). Perdana Menteri Giuseppe Conte mengatakan bar, restoran, salon, dan departemen perusahaan yang tidak penting juga akan ditutup.

Dilansir dari laman Akurat, penutupan ini akan berlaku hingga 25 Maret mendatang dan pemerintah akan meninjau dampaknya. Sebelum toko, Italia sudah menutup tempat-tempat umum seperti sekolah, museum, gimnasium, klub malam, dan tempat lainnya.

Saat ini ada 12.462 kasus Virus Corona di Italia dengan 827 kematian. Sebanyak 10.590 orang di negara itu dalam perawatan intensif.

Penutupan toko ini bersamaan dengan pelarangan sementara perjalanan dari Eropa ke Amerika Serikat (AS) yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump. Dalam pernyataannya, disebutkan bahwa aturan itu akan mulai berlaku efektif pada Jumat tengah malam dan berlaku selama 30 hari. Meski begitu, Trump mengecualikan Inggris dari aturan, padahal tercatat ada 456 kasus dengan 8 kematian.

Status Pandemi diumumkan WHO pada hari Rabu (11/3), Direktur Jenderal WHO menyeru negara-negara di dunia untuk mengambil langkah yang 'agresif' dalam menghadapi Virus Corona.

"Beberapa negara telah menunjukkan bahwa virus ini dapat ditekan dan dikendalikan,"

"Tantangan bagi banyak negara yang sekarang berurusan dengan kelompok besar atau transmisi masyarakat bukanlah apakah mereka dapat melakukan hal yang sama, tetapi apakah mereka mau." katanya.

Sumber: Akurat.co

Komentar

Postingan Populer