Terkiat Virus Corona, Gelaran Formula E di Jakarta Harus Ditinjau Ulang

Image
Sumber Gambar: Balap mobil Formula E akan diadakan di Jakarta 2020 mendatang | Motosports.com

Terkait Virus Corona yang sudah sampai ke Jakarta, membuat perhelatan Formula E di Jakarta harus ditinjau ulang.

"Kami sangat memperhatikan kondisi ini sehingga menjadi pertimbangan-pertimbangan penting terhadap Jakarta E-Prix," kata Director of Communication and Sustainability, OC Formula E Jakarta, Felicia dalam keterangan resminya, Minggu (8/3/2020).

Panitia Penyelenggata (panpel) juga diketahui mulai berkomuniakasi secara intens dengan para pemangkau kepentingan terkait virus Corona. Hal ini dilakukan demi keselamatan bersama sebelum mengambil keputusan lebih lanjut terkait penyelenggaraannya.

"Di dalam negeri, kami memonitor dengan seksama semua kebijakan pemerintah. Selain itu, komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Pemprov DKI kami tingkatkan hingga level tertinggi."

Selain itu, panitia juga mengapresiasi semua masukan dari berbagai pihak yang peduli dan khawatir terkait potensi penyebaran virus Corona selama ajang Formula E digelar, termasuk mereka yang meminta Jakarta E-Prix untuk ditunda.

"Kepedulian masyarakat luas dan stakeholders yang disampaikan kepada kami dalam bentuk masukan-masukan melalui berbagai medium komunikasi menjadi pertimbangan kami yang terus dikomunikasikan dengan FEO (Formula E Operations) untuk mengambil langkah terbaik," kata Felicia.

Wabah virus Corona sebelumnya telah lebih dulu memaksa pergelaran Formula E di China yang dijadwalkan digelar pada 21 Maret dan Rome E-Prix, Italia pada 4 April harus dibatalkan. Dan hal itu juga yang membuat Formula E Jakarta menjadi waspada terkait penyebaran Covid-19 yang akan semakin besar. Terlebih kasus positif virus Corona di Indonesia juga kian bertambah.

Hingga Minggu (8/3) sore, kasus virus Corona bertambah dua orang menjadi enam kasus, demikian disampaikan juru bicara, Yurianto, di Kantor Istana Presiden, Jakarta. Sementara, jumlah orang yang diduga terinfeksi atau suspect virus Corona per Minggu (8/3) siang bertambah 12 menjadi 23 orang.

Sumber: Akurat.co

Komentar

Postingan Populer