Demo di Hongkong Ricuh, Fasilitas Publik Hancur Berantakan

Image result for Hong Kong Protesters Create Chaos in All Corners of the Country
ABC

Rabu (2/10) malam, terjadi aksi demo radikal di China. Dimana para pengunjuk rasa mengekspresikan kemarahan mereka di perayaan Hari Nasional China dengan memboikot kelas dan mengambil alih pusat-pusat perbelanjaan.

Melansir dari SCMP, pada Kamis (3/10), hal ini dipicu karena adanya kasus penembakan Tsang Chi-kin, seorang murid sekolah yang tertembak selama bentrokan hebat dengan aparat pada Selasa (1/10) lalu.

Masa yang turun kejalan ini meluapkan emosinya dengan merusaki apa saja yang dilewatinya, hingga merusak segala fasilitas dan bisnis-bisnis yang terkait dengan China.

Dalam unjuk rasa yang terjadi Rabu malam lalu, polisi juga tampak berusaha memecah masa di daerah Tsuen Wan dengan cara menembakkan gas air mata. Diketahui, saat itu, sejumlah pendemo memblokir lalu lintas serta melakukan vandalisme dengan membuat grafiti di sekitar stasiun MTR. Sementara di stasiun MTR Tseung Kwan O, para pengunjuk rasa justru menyuruh para komuter untuk melewati gerbang baffle stasiun tanpa membayar.

Kekacauan ini terjadi di berbagai wilayah Hong Kong, dan terus semakin bertambah parah. Bahkan diketahui, para pengunjuk rasa nekat melemparkan bom bensin ke gerbang markas polisi di stasiun Tai Wo Hau, Wilayah Baru Hong Kong.

Menanggapi aksi masa yang beringas, petugas pun sempat menembakkan dua granat spons ke arah kerumunan dan telah mengibarkan bendera hitam peringatan gas air mata sebanyak dua kali. Setidaknya sekitar 100 polisi anti huru-hara dikerahkan untuk meredam aksi masa. Berdasarkan laporan, setidaknya ada satu orang pria di tangkap di daerah Stasiun Tai Wai MTR.

Sumber: Akurat.co 

Komentar